Friday, November 2, 2012

Venus, Kapal Super Mewah Warisan Terakhir Steve Jobs

Mendiang Steve Jobs meninggalkan beberapa warisan. Salah satunya adalah sebuah kapal super mewah yang dinamakan Venus.

Venus dibuat di masa-masa terakhir kehidupan sang pendiri Apple. Dia memang tidak sempat menyaksikan kapal tersebut selesai dibuat.

Kini, Venus sudah selesai dikerjakan dan siap menjelajah lautan. Kapal itu dibuat di Belanda dan segera meluncur ke lautan. Berikut penampilan dan kebolehan si Venus, seperti dikutip dari berbagai sumber.


Desain minimalis

Dibandingkan dengan kapal pesiar lain, memang Venus berwujud unik. Kapal pesiar ini didesain oleh desainer kenamaan asal Perancis, Philippe Starck.

Steve Jobs tentu saja banyak menyumbang ide desain kapal ini semasa hidupnya. Alhasil, bentuk kapal terkesan minimalis, sesuai dengan kesenangan Jobs tehadap desain yang simple namun elegan.

Si kapal dibuat di galangan kapal Koninklijke De Vries in Aalsmeer di Belanda. Starck sendiri tampak bangga dipercayai menjadi desainer utama kapal tersebut dan menerjemahkan keinginan Jobs.

Pada April lalu, Starck sudah mengumbar informasi pada media massa bahwa dia akan meluncurkan produk revolusioner dalam waktu 8 bulan. Ternyata maksudnya adalah kapal Venus ini.

Teknologi tinggi

Sebagai pria yang hampir seluruh hidupnya dihabiskan di jagat teknologi, tentu saja Steve Jobs juga ingin kapal kesayangannya ini dibekali fasilitas canggih. Dan tampaknya memang demikian.

Salah satu indikasinya, kapal ini memiliki 27 perangkat komputer iMacs yang akan digunakan untuk berbagai fungsi. Enam di antaranya tampil dalam sebuah foto.

Fasilitas lain pun bakal memanjakan para penumpangnya. Seperti interior berkelas, ruangan lega dan jacuzzi.

Mirip seperti Apple Store, beberapa bagian Venus terbuat dari kaca yang didesain khusus leh tim dari Apple. Kapal dengan panjang sekitar 80 meter ini memang tampak menawan.

Warisan terakhir Jobs

Jobs telah cukup lama berkeinginan memiliki kapal hasil desainnya sendiri. Namun dia hampir membatalkan proyek ini pada tahun 2009 karena kondisi kesehatannya yang terus menurun.

Namun akhirnya dia memutuskan untuk meneruskannya. Dalam buku biografinya yang ditulis oleh Walter Isaacson, Steve Jobs menyadari bahwa dia mungkin sudah wafat kala kapal tersebut diselesaikan.

"Aku tahu bahwa mungkin saja aku aku mati dan meninggalkan Laurene dengan kapal yang baru setengah jadi. Namun aku harus tetap melanjutkannya," kata Jobs.

Kapal itu diwariskan pada Laurenne, istrinya, yang kemudian mengawasi proses pembuatannya di Belanda.

Peluncuran dihadiri keluarga

Akhirnya Venus selesai dikerjakan. Laurenne hadir dalam peluncuran perdana kapal tersebut bersama ketiga anaknya, Reed, Aaron dan Eve.

Sebagai tanda terima kasih, setiap pekerja kapal diberi hadiah pemutar musik iPod Shuffle. Berikut ucapan terima kasih atas kerja keras mereka menyelesaikan Venus.

Belum jelas kapan keluarga Jobs akan menggunakan Venus untuk berpesiar dan menjelajah samudera. Barangkali tidak lama lagi.

No comments:

Post a Comment